Penting

Selasa, 03 Maret 2009

कंकर Payudara

Tumor dibagi dalam dua golongan, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas. Sel tumor pada tumor jinak bersifat tumbuh lambat, sehingga tumor jinak pada umumnya tidak cepat membesar. Sel kanker mendesak jaringan sehat sekitarnya secara serempak sehingga terbentuk simpai (serabut pembungkus yang memisahkan jaringan tumor dari jaringan sehat). Oleh karena bersimpai (berkapsul) maka pada umumnya tumor jinak mudah dikeluarkan dengan cara operasi.

Sel tumor pada tumor ganas (kanker) tumbuh cepat, sehingga tumor ganas pada umumnya cepat menjadi besar. Sel tumor ganas tumbuh menyusup ke jaringan sehat sekitarnya, sehingga dapat digambarkan seperti kepiting dengan kaki-kakinya mencengkeram alat tubuh yang terkena.

Disamping itu sel kanker dapat membuat anak sebar (metastasis) ke bagian alat tubuh lain yang jauh dari tempat asalnya melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening dan tumbuh kanker baru di tempat lain. Penyusupan sel kanker ke jaringan sehat pada alat tubuh lainnya dapat merusak alat tubuh tersebut sehingga fungsi alat tersebut menjadi terganggu.

Kanker dapat menimpa semua orang pada semua bagian tubuh dan pada semua golongan umur. Kanker dapat timbul pada pria, wanita maupun anak-anak. Walaupun kanker dapat timbul pada anak-anak, tetapi lebih sering timbul pada orang dewasa, terutama pada orang yang berusia 40 tahun ke atas. Ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon dan proses menua atau kemunduran pertumbuhan sel.

Umumnya sebelum kanker meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan ataupun gejala, bila sudah ada keluhan atau gejala biasanya penyakitnya sudah lanjut.
Â

Gambaran normal payudara

Pada stadium dini (awal) kanker tumbuh setempat. Oleh karena itu kalau ada benjolan atau kelainan walaupun tidak dirasakan mengganggu perlu diwaspadai dan dicurigai sebagai kanker sampai terbukti bukan kanker.
Gejala kanker payudara adalah terabanya benjolan yang umumnya keras (bisa juga lunak), tergantung dari jenis kanker yang umumnya didiagnosis berdasarkan hasil biopsi (bagian kanker di ambil dan diperiksa di mikroskop).
Biasanya benjolan kanker payudara semakin membesar (dalam waktu tidak lama), jarang yang terasa sakit/nyeri, benjolan terfiksir atau tidak dapat digerakkan dari luar, pada fase lanjut dapat menimbulkan kelainan pada kulit diluarnya seperti mengerut (mirip kulit jeruk), menghitam atau kecokelatan, hingga keluarnya massa diatas kulit yang bau, bernanah dan mudah berdarah. Tapi pada fase ini, stadium kanker biasanya sudah lanjut.
Oleh sebab itu ada baiknya setiap benjolan yang ditemukan di payudara segera dikonsultasikan pada ahlinya.
Lakukanlah pemeriksaan payudara berkala setiap 10 hari setelah haid, dengan tangan sisi payudara diangkat keatas dan tanga lainnya meraba dari bagian luar secara melingkar perlahan dan lembut ke arah dalam (area puting), konsentrasi untuk memastikan apakah benjolan tersebut merupakanbagian dari kelenjar-kelenjar normal payudara atau tidak.

Pencegahan
Meskipun penyebab kanker secara pasti belum diketahui, setiap orang dapat melakukan upaya pencegahan dengan cara hidup sehat dan menghindari beberapa jenis kanker :
1. Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan.
2. Lebih banyak makan makanan berserat.
3. Lebih banyak makan makanan yang banyak mengandung vitamin A dan C dan sayur sayuran berwarna.
4. Lebih banyak makan makanan berwarna yang alami seperti sayur hijau dan buah.
5. Mengurangi makan makanan yang telah diawetkan (misalnya diasinkan, dibakar, diasap atau dengan bahan pengawet) atau disimpan terlalu lama.
6. Menghindari minuman alkohol.
7. Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual, dengan tidak berganti-ganti pasangan.
8. Hindari kebiasaan merokok. Bagi perokok berhentilah merokok.
9. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stres.
10.Periksakan kesehatan secara berkala dan teratur. Dengan pemeriksaan payudara sendiri secara berkala ataupun dengan mammografi.

Penyebab yang pasti dari kanker belum diketahui, namun hasil penelitian dan studi menyatakan dengan jelas bahwa sebagian besar dari timbulnya kanker dapat disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat.

Yang dimaksud dengan gaya hidup yang tidak sehat adalah kebiasaan makan yang tidak seimbang, kebiasaan merokok, kontak dengan sinar matahari yang berlebihan, berganti-ganti pasangan seks dan lingkungan hidup serta pekerjaan yang ada hubungannya dengan penyebab kanker.

Ada beberapa faktor penyebab yang telah terbukti dapat menimbulkan kanker pada binatang percobaan, walaupun pada manusia belum dapat dibuktikan dengan pasti. Namun faktor-faktor tersebut patut mendapat perhatian. Faktor-faktor atau zat-zat yang dapat menyebabkan kanker disebut karsinogen.

Faktor-faktor penyebab tersebut antara lain:
1. Bahan Kimia
Zat yang terdapat pada asap rokok dapat menyebabkan kanker paru pada perokok dan perokok pasif (orang bukan perokok yang tidak sengaja menghirup asap rokok orang lain) dalam jangka waktu yang lama.
Bahan kimia untuk industri serta asap yang mengandung senyawa karbon dapat meningkatkan kemungkinan seorang pekerja industri menderita kanker.
2. Penyinaran yang berlebihan.
Sinar ultra-violet yang berasal dari matahari dapat menimbulkan kanker kulit. Sinar radio aktif sinar X yang berlebihan atau sinar radiasi dapat menimbulkan kanker kulit dan leukemia.
3. Genetik
Faktor genetik pada kanker payudara memiliki pengaruh. Terutama bila ada riwayat generasi sebelum pasien ada yang terkena kanker payudara, maka risiko pasien akan lebih besar.
4. Hormon
Hormon adalah zat yang dihasilkan kelenjar tubuh yang fungsinya adalah mengatur kegiatan alat-alat tubuh dan selaput tertentu. Pada beberapa penelitian diketahui bahwa pemberian hormon tertentu secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan terjadinya beberapa jenis kanker seperti payudara, rahim, indung telur dan prostat (kelenjar kelamin pria).
5. Rangsangan fisik berulang
Gesekan atau benturan pada salah satu bagian tubuh yang berulang dalam waktu yang lama merupakan rangsangan yang dapat mengakibatkan terjadinya kanker pada bagian tubuh tersebut, karena luka atau cedera pada tempat tersebut tidak sempat sembuh dengan sempurna.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan bila kita curiga :
- Tes-tes pertanda kanker dalam darah
- Rontgen
- Mamografi (rontgen khusus untuk payudara)
- Ultrasonografi / USG (memotret alat tubuh bagian dalam)

Pengobatan
Pengobatan kanker pada dasarnya sama, yaitu salah satu atau kombinasi dari beberapa prosedur berikut :
- Pembedahan (Operasi)
- Penyinaran (Radioterapi)
- Pemakaian obat-obatan pembunuh sel kanker (sitostatika/khemoterapi)
- Peningkatan daya tahan tubuh (imunoterapi)
- Pengobatan dengan hormon
Hasil pengobatan terutama tergantung pada stadium atau tingkatan kanker pada waktu pengobatan dilakukan.

Konsultasi kesehatan serupa juga bisa dilihat di
·   Benjolan Setelah Operasi Kanker Payudara
·   Benjolan di Gusi dan Payudara
Demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat.

(Dr. Kennia)मेर-C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar